YULIZAR, Ahli Debat Dari PRODI TEKNIK SIPIL
  • Prodi Teknik Sipil
  • 29. 07. 2020
  • 0
  • 244

MEULABOH - UTU | Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia (KDMI) 2020 telah selesai diselenggararakan pada senin (27/7/2020), Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, KDMI kali ini diselenggarakan secara daring menggunakan aplikasi Zoom Meeting. Menyambut acara bergengsi ini, Sub Bagian Kemahasiswaan UTU menyelenggarakan seleksi tingkat universitas. KDMI merupakan upaya pemerintah dalam membangun 6 C, yaitu collaboration (kerjasama), creativity (kreatifitas), critical thinking (berfikir kritis), communication (berkomunikasi), citizenship (kewarganegaraan), character (karakter).

Berdasarkan surat Nomor : 640/UN59/KM/2020 Perihal Pengiriman Juara KDMI, terdapat nama seorang mahasiswa Prodi Teknik Sipil yaitu Yulizar, sebagai salah 1 perwakilan Universitas Teuku Umar yang akan dikirimkan untuk mengikuti Lomba debat yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Mahasiswa semester 9 Bidang Struktur kelahiran Desa Ladang 23 Tahun lalu ini dikenal memiliki banyak prestasi selama menjadi mahasiswa antara lain : Juara 1 Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional UINAR Feeling II Tahun 2018, Juara 1 Lomba Perencanaan Bisnis Pra UTU Award Tahun 2018, Juara 1 Mahasiswa Berprestasi Fakultas Teknik Tahun 2019, Juara 1 Lomba Syarhil Quran MTQ Mahasiswa Nasional UTU Tahun 2019, Juara 1 Lomba Syarhil Quran Himalogista UTU Tahun 2019, Best Presentation Business Plan Competition Nasional Agriculture Fair II USU Tahun 2020.

Seleksi level universitas ini dinilai oleh tiga orang dosen Universitas Teuku Umar yang tergabung menjadi Dewan Juri, yaitu Firman Parlindungan, Ph.D., Said Fadhlain, S.IP., MA, dan Safrida, S.Sos., M.AP. Walaupun debat berlangsung secara virtual, mahasiswa sangat antusias mengikuti kompetisi ini. Suasa debat pun sangat hidup dan berisi, jelas dewan juri.

"Mahasiswa harus mampu menentukan posisi dan meyakinkan publik bahwa posisi mereka benar dan tepat. Oleh karena itu, debat merupakan media yang tepat dalam melatih kemampuan negosiasi dan argumentasi mahasiswa. Merupakan langkah yang tepat jika institusi pendidikan di Indonesia melaksanakan kompetisi debat antar mahasiswa dalam rangka internalisasi semangat kompetisi positif yang membutuhkan kemampuan komunikasi dan argumentasi", ucap Firman Parlindungan Ph.D dalam kata sambutannya.

Ketua Jurusan Teknik Sipil Lissa Opirina, S.T., M.T di jumpai secara terpisah sangat bangga dan memberikan apresiasi yang luar biasa atas pencapaian yang didapatkan oleh Yulizar, "walaupun berasal dari Prodi Teknik Sipil yang Notabene sangat kaku untuk berbicara di depan publik, tetapi Yulizar mampu membuktikan bahwa siapa saja dapat berprestasi dalam disiplin ilmu yang berbeda asalkan ada kemauan dan keseriusan dalam mengikuti setiap perlombaan, selanjutnya Ibu Kajur berdoa dan berharap agar Yulizar dapat mengharumkan nama Universitas Teuku Umar di level Nasional, dan Yulizar tetap menjadi sosok yang ramah dan rendah hati walaupun sudah banyak prestasi yang diraih." (AR/Red)

Lainnya :