UTU Terima Penghargaan Satker Terbaik Pemrakarsa Proyek SBSN Tahun 2020 dari Kemenkeu
  • UTU News
  • 20. 01. 2021
  • 0
  • 639

MEULABOH - UTU | Ditengah Pandemi Covid-19, Universitas Teuku Umar (UTU) kembali meraih prestasi. Kali ini UTU mendapat penghargaan dari Kementerian Keuangan karena dinilai memiliki capaian kinerja terbaik dalam pelaksanaan proyek pembangunan Gedung Kuliah Terintegrasi U2B yang dibiayai dengan dana Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Tahun 2020.

UTU meraih penghargaan terbaik sebagai pemrakarsa proyek SBSN 2020 tingkat Perguruan Tinggi (PT). Penghargaan tersebut disampaikan dalam Forum Koordinasi Kebijakan Pembiayaan Proyek Infrastruktur melalui SBSN Tahun 2021 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan secara daring via ZOOM Meetings, Rabu (20/1/21).

Ada tiga kriteria yang dijadikan tolak ukur untuk menilai kinerja Satker ini, yakni: realisasi fisik dan keuangan paling baik, deviasi antara rencana penarikan dana dengan realisasi penarikan yang paling rendah, dan proyek yang paling cepat diresmikan/dioperasionalkan

Atas prestasi ini, Rektor UTU Prof. Dr. Jasman J. Ma'ruf, SE., MBA mengucapkan terimakasih dan apresiasinya kepada Satker terkait atas kinerja yang baik tersebut, “Terima kasih Bapak/Ibu Tim (Satker) SBSN mulai dari perencanaan sampai pelaksanaan pembangunan, (Satker pelaksanaan proyek pembangunan Gedung Terintegrasi U2B)." Kata Prof Jasman.

"Alhamdulillah hasil evaluasi dan penilaian kinerja dari kementerian keuangan, untuk sektor pendidikan tinggi, Satuan Kerja Terbaik sebagai Pemrakarsa Proyek SBSN Tahun 2020 diraih oleh Universitas Teuku Umar pada proyek Pembangunan Gedung Kuliah Terintegrasi U2B" Lanjut Prof. Jasman.

Sebagai informasi, untuk Tahun anggaran 2020, pembiayaan proyek melalui SBSN dialokasikan sebesar Rp 27,35 triliun. Jumlah K/L pemrakarsa proyek SBSN pada tahun 2020 meliputi 17 unit eselon I di 8 K/L.

Adapun sektor Pendidikan Tinggi terdapat 14 Perguruan Tinggi yang mendapatkan pembiyaan yang bersumber dari SBSN Tahun 2020. UTU sendiri mengelola anggaran sebesar Rp. 82,5 Milyar, dengan nilai terbesar ketiga setelah Institut Teknologi Kalimantan dan Universitas Palangkaraya.

Berikut daftar 14 Perguruan Tinggi yang mendapatkan pembiayaan proyek pembangunan bersumber dari SBSN 2020 berdasarkan besaran nilainya, yaitu :
1. Institut Teknologi Kalimantan, Rp. 99.934.100.000
2. Universitas Palangkaraya, Rp. 83.500.000.000
3. Universitas Teuku Umar, Rp. 82.500.000.000
4. Universitas Negeri Papua, Rp. 77.312.200.000
5. Universitas Musamus, 71.249.700.000
6. Universitas Sulawesi Barat, Rp. 70.000.000.000
7. Universitas Kolaka, Rp. 67.376.651.000
8. Universitas Tidar, Rp. 66.969.394.000
9. Universitas Timoer, Rp. 66.961.059.000
10. Universitas Syiah Kuala, Rp. 66.012.886.000
11. Universitas Jenderal Sudirman, Rp. 40.000.000.000
12. Universitas Cendrawasih, Rp. 36.761.728.000
13. Universitas Samudra, Rp. 34.426.600.000
14. Universitas Pattimura, Rp. 7.157.057.000.

Komentar :

Lainnya :