Rektor UTU paparkan sejumlah kebijakan pra dan pasca covid

MEULABOH – UTU | Rektor Universitas Teuku Umar, Prof. Dr. Jasman J. Ma’ruf, SE., MBA menjadi pembicara kegiatan seminar online melalui layanan aplikasi Zoom Cloud Meeting yang diselenggarakan oleh UI -GreenMetric dengan tema “Kampus Berkelanjutan Yang Sejahtera di Masa Pandemi Covid-19” pada Kamis, 11 Juni 2020.

Prof Jasman memulai presentasi dengan menyampaikan UTU memiliki visi menjadi sumber inspirasi dan referensi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan bisnis disektor industri berbasis agro and marine (Agro and marine industry) diperingkat regional (2025), nasional (2040), dan internasional (2060) melalui riset yang inovatif kreatif dan berdaya saing tinggi.

Terkait dengan UI-GreenMetric UTU memeroleh prestasi terus meningkat secara nasional, tahun 2019 UTU berada di peringkat 22 Nasional, menjadi yang terbaik di Provinsi Aceh. Perolehan prestasi tersebut tidak bisa dilepaskan dari berbagai kebijakan yang telah diambil selama ini.

“terutama dalam usaha pengurangan sampah plastik, UTU melarang penggunaan kemasan air minum berbahan plastic sekali pakai. Untuk mendukung kebijakan tersebut, kita menganjurkan dosen, tendik serta mahasiswa untuk menggunakan thumbler untuk pengisian air minum.” Jelas Rektor

Kampus UTU memiliki program Bicycle on Campus yang merupakan salah satu program yang bertujuan mengurangi emisi gas. Sepeda kampus hanya boleh digunakan di area lingkungan kampus. Inisiatif UTU ini untuk terus meminimalkan polusi udara karena emisi asap kendaraan dan berkomitmen untuk menjaga kualitas udara lingkungan.

Selain itu, lanjut Rektor, UTU membangun gedung perkuliahan terintegrasi dan modern. Pada gedung terintegrasi tersebut terdapat pengolahan air yang berasal dari ground water (sumur bor). Air tersebut dialirkan ke groud water tank (GWT), kemudian air dari GWT tersebut dipompa menuju roof tank water. Pada roof tank terdapat dua resevoir. Satu resevoir terdapat satu mesin RO yang berfungsi untuk pengolahan air sumur bor menjadi air minum siap pakai oleh mahasiswa dan dosen. Pada resevoir yang kedua, air akan dialirkan melalui sistem pemipaan menuju toilet, kamar mandi dan tempat air wudhu.

"UTU menyediakan puluhan Ha lahan untuk dijadikan University Farm yang dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa sebagai lahan praktik dan juga sebagai lahan konservasi. UTU juga rutin mengagendakan kegiatan penanaman pohon. Setiap pejabat Negara yang hadir ke Universitas Teuku Umar akan diminta untuk menanam sebatang pohon yang nantinya diberi nama yang bersangkutan. “tujuannya untuk meningkatkan kesadaran kita semua tentang pentingnya menanam pohon untuk menjaga bumi dari kekeringan”. Jelas Prof. Jasman.

Prof Jasman turut mengingatkan bahwa pentingnya menjaga kedaulatan pangan ditengah Pandemi Covid-19 dan UTU telah mengambil peran dalam menjaga kedaulatan dan ketahanan pangan degan bekerjasama dengan Panglima Kodam Iskadar Muda terutama dalam hal eksternsifikasi sawah baru untuk wilayah barat selatan Aceh.

“Dalam masa pandemi Covid -19, UTU bergerak cepat melawan Covid-19 dengan membentuk Satgas Pencegahan dan Penanganan Covid-19, memproduksi hand sanitazer dan masker, melakukan penyemprotan disinfektan kampus dan lingkungan sekitar, memberikan paket internet kepada mahasiswa dan dosen, memberikan batuan paket sembako dan multivitamin kepada mahasiswa, pembatasan akses masuk kampus, seruan moral Rektor sebagai kebersamaan dan kepedulian pencegahan Covid-19.” kata Prof Jasman

Lebih lanjut Prof Jasman menyampaikan masa Pandemi Covid-19 layanan akademik di UTU dilakukan secara daring. Perkuliahan melalui e-learning, google met, google class room, zoom cloud meetings, dan didukung dengan WA grup. Aktivitas bimbingan akademik dilakukan secara daring, Ujian Tengah Semester dan Ujian Akhir Semester dilakukan secara daring, seminar dan sidang akhir skripsi mahasiswa dilakukan secara daring dan tatap muka dengan tetap memperhatikan protocol kesehatan tentang jaga jarak dan physical distancing, serta mengadakan KKN Tematik pencegahan Covid-19.

Sebelumnya Prof Riri Fitri Sari MS MM selaku ketua panitia UI GreenMetric Universitas Indonesia dalam sambutannya menyampaikan kegiatan ini untuk saling berbagi pengalaman penanganan Green Campus di kampus masing-masing dan saling memberi semangat sesama kampus peserta UI GreenMetric Indonesia selama masa Pandemi Covid-19.

Lebih lanjut Prof Riri Fitri Sari menyampaikan webinar diikuti oleh ratusan peserta dari puluhan Universitas yang sudah mendaftar. Moderator pada sesi tersebut adalah Prof Dr Ir. Amin Retnoningsih, M.Si (Kepala UPT Pengembangan Konservasi, Universitas Negeri Semarang) dengan narasumber lainnya yaitu Prof. Ir. Ofyar Z. Tamin, M.Sc., Ph.D (Rektor Institute Teknologi Sumatera), Dr. Sri Rahayu, S.H (Rektor Universitas Bangka Belitung), Prof. Dr. Ridwan Nurazi, SE., M.Sc., Ak.CA (Rektor Universitas Bengkulu), dan Prof. Dr. Wahono Sumaryono, Apt. (Rektor Universitas Pancasila). (Aduwina Pakeh / Humas UTU).

Lainnya :