Membangun Karakter Siswa, Dosen Ilmu Komunikasi UTU Isi Materi di MTSN 3 Aceh Barat
  • UTU News
  • 26. 07. 2020
  • 0
  • 343

MEULABOH - UTU | Dosen Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Teuku Umar, Said Fadhlain, MA menjadi pembicara di acara Masa Taaruf Siswa Madrasah (MATSAMA) di MTSN 3 Aceh Barat, Meulaboh, (22/7). Acara yang diikuti oleh 120 peserta yang terdiri dari siswa/i dan seluruh guru dilingkungan madrasah dibuka oleh Kepala MTSN 3 Aceh Barat, Al Munawar Khalil, M.Si.

Dalam sambutannya, Kepala MTsN 3 Aceh Barat menyampaikan harapannya bahwa kegiatan ini dapat dijadikan sebagai ajang silaturahmi antara siswa baru dengan guru dan siswa yang lebih senior, juga wadah untuk menanamkan dan mewujudkan visi dan misi MTSN 3 Aceh Barat, yaitu Model dalam Mutu dengan Pancaran Islami, yang dijabarkan dengan upaya mencetak siswa madrasah sebagai generasi yang beriman dan taqwa kepada Allah S.w.t, berilmu pengetahuan terampil, mandiri, inovatif bertanggungg jawab dan berakkhlakul karimah.

Said Fadhlain menyampaikan materi bertajuk “Pentingnya karakter yang Islami bagi generasi muda”. Menurutnya, pendidikan karakter terutama tentang nilai-nilai keberagaman, kesetaraan dan anti- diskriminasi (Pendidikan Multi Kultural) dikalangan siswa/i perlu diajarkan sejak dini.

"Untuk memahami dan melaksanakan nilai-nilai tersebut sesungguhnya dalam ajaran Islam telah ditegaskan bahwa diciptakan manusia dan seisi alam semesta oleh Allah S.w.t memiliki nilai-nilai iman dan taqwa, adanya manusia dalam bentuk berpasang-pasangan, yaitu ada laki-laki dan perempuan, serta ada kehidupan malam dan siang. Tujuannya sebagai pelajaran bagi manusia bahwa dimata Allah SWT tidak ada perbedaanm yang membedkannya adalah iman dan taqwa." Jelas Said Fadhlain

Lanjutnya, ia mengajak para siswa untuk menjunjung tinggi dan melaksanakan perintah amar makruf nahi munkar, sekecil apapun untuk kemaslahatan hidup umat manusia. Sebagaimana apa yang telah diajarkan oleh nabi Muhammad SAW sebagai uswatun hasanah, yang mengajarkan tentang keselarasan dan keseimbangan berkehidupan dengan prinsip siddiq, tabligh, amanah dan fatanah.

Sekretaris Pusat Pengelola Mata Kuliah Umum, Universitas Teuku Umar ini mengingatkan, selaku generasi meilenial dibangku Madrasah Tsanawiyah, saatnya memiliki pemahaman tentang pentingnya nilai-nilai perbedaan diantara sesama siswa, saling menghormati dan menghargai setiap sikap dan tindakan, bersama-sama mewujudkan insan rahmatan lilalamin.

Ada ungkapan berdiri sama tinggi, duduk sama rendah. Saling memberikan inspirasi dan keteladanan untuk menjadi yang terdepan dalam melaksanakan kewajiban dan kebajikan. Era millenial, atau juga dikenal era digitalisasi, ditandai pula maraknya perilaku bulliying, hoax serta ujaran kebencian ditengah-tengah masyarakat. Kondisi yang mengkhawatirkan ini, hendaknya menjadi perhatian penting bagi kita terutama para guru dan dewan madrasah. Karena perilaku yang demikian dapat merugikan bagi bangsa dan negara, juga merusak sendi-sendi moral bagi masyarakat.

"Acra ini tentunya menjadi modal dasar bagi siswa/i MTSN 3 Aceh Barat, dalam rangka mewujudkan kehidupan berbangsa dan bernegara yang berakhlakul karimah. Sebagai mana semboyan Ikhlas ber- amalnya Kementerian Agama RI." Pungkas ketua harian Ikatan Alumni MTSN 3 Meulaboh (IKA3M), yang mana ketua umumnya dijabat oleh Drs H Rahmat Fitri, HD MPA (kepala Dinas Pendidikan Provinsi Aceh).

Acara yang dipandu oleh Aja Syarifah Asmaria S. Pd, guru pendidikan karakter MTSN 3 Aceh Barat ini berjalan tertib dan lancar. Selama pelaksanaan kegiatan MATSAMA 2020, pihak Madrasah menerapkan protokol kesehatan yang ketat dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 yang masih mewabah di Indonesia. (Aduwina Pakeh / Humas UTU).

Komentar :

Lainnya :